sunset
asuransi properti - 13 September 2018

Asuransi Properti Itu Penting

Meski asuransi properti tidak setenar asuransi kesehatan atau pendidikan, Orento akan menjelaskan 2 jenis asuransi properti yang perlu Anda ketahui!

Membangun atau membeli sebuah properti, tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit. Oleh karena itu, Anda harus menjaga baik-baik karena risiko kerusakan atau kehancuran bisa saja terjadi dengan properti kita sendiri. Demi menghindari kerugian dari berbagai risiko, tentu saja Anda harus melindungi properti secara maksimal dengan cara mengasuransikannya.

Selain properti yang menjadi tempat tinggal pribadi, properti yang disewakan juga harus diasuransikan. Mengapa demikian? Karena terlalu banyak risiko yang bisa terjadi pada aset yang Anda miliki, karena Anda tidak melakukan pengawasan secara langsung. Selain itu, kerugian bisa saja mencapai ratusan juta rupiah. Anda tidak ingin kehilangan uang sebanyak itu kan? Asuransikan properti Anda sekarang!

Asuransi penting bagi pemilik atau penyewa

Baik pemilik atau penyewa pasti ingin melindungi aset-aset mereka, sehingga keduanya membutuhkan perlindungan yang maksimal dengan menggunakan layanan asuransi yang tepat.

Namun, sebelum Anda memilih perusahaan asuransi, Orento akan memberikan informasi mengenai asuransi properti, mulai dari jaminannya, jenisnya hingga perhitungan premi yang tepat.

Berbagai jenis aset properti bisa diasuransikan, mulai dari bangunan, furnitur rumah tangga, mesin, barang dagangan, barang jadi dan barang lainnya. Berbagai pilihan perusahaan asuransi pun sudah menyediakan jaminan yang cukup lengkap sesuai dengan standar polis asuransi di Indonesia, seperti kebakaran, petir, ledakan, banjir, gempa bumi hingga tsunami. Tapi, tentu tidak semua risiko bisa dijamin oleh perusahaan asuransi, berikut adalah polis pengecualian yang tidak dijamin oleh perusahaan asuransi:

  1. Kerusakan akibat perang
  2. Radiasi nuklir
  3. Penyerbuan
  4. Arus pendek

Nah, meski asuransi properti tidak setenar asuransi kesehatan atau pendidikan, Orento akan menjelaskan 2 jenis asuransi properti yang perlu Anda ketahui.

  • Property All Risk (PAR)

Memberikan jaminan terhadap seluruh risiko yang terjadi pada harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan.

Asuransi jenis ini, berlaku bagi bangunan non industri, seperti: Kantor, rumah tinggal, rumah sakit, dan sekolah.

Jaminan perlindungan properti yang diasuransikan dari kerusuhan, angin topan, badai, banjir, gempa bumi, letusan gunung merapi, tanah longsor dan tsunami

  • Industrial All Risk (IAR)

Jenis asuransi ini, hampir sama dengan PAR, tetapi lebih kepada risiko industri dan memberikan perlindungan dalam risiko kebakaran, kerusuhan, sabotase, banjir, gempa bumi, gangguan usaha dan kerusakan mesin.

Asuransi jenis ini, berlaku bagi bangunan industri, seperti: Pabrik, gudang, mal dan toko.

Baca juga: Tips Untung Bisnis Properti

Baca juga: 3 Keuntungan Investasi Apartemen

Baca juga: 4 Kesalahan Tuan Rumah

Lalu, bagaimana perhitungan preminya?

Di dalam asuransi rumah, premi pada umumnya akan dihitung per satu tahun (12 bulan) sekaligus.

Premi = (Jumlah Uang Pertanggungan (JUP) x suku premi per tahun) / 1000

JPU merupakan nilai aset yang akan diasuransikan (di luar nilai tanah).

Contoh:

Sebuah rumah dengan harga Rp500juta dan nilai isinya sebesar Rp300juta (JPU = Rp600 juta), akan diasuransikan dengan asumsi suku premi per tahun sebesar 1,5 / 1000.

Premi = (Rp800.000.000,- x 1,5) / 1000 = Rp1.200.000,- per tahun.

So, sebelum memilih layanan asuransi, Anda harus mengetahui jenisnya hingga layanan apa yang diberikan oleh perusahaan asuransi tersebut. Suka dengan tips yang kami berikan? Dan ingin mendapatkan tips yang lainnya? Kamu bisa temukan semuanya di blog.orento.id

Bagikan artikel ini:
© 2018 Orento. All rights reserved