sunset
Bisnis Properti - 29 Agustus 2018

Ini Izin yang Harus Dimiliki Pemilik Kost

Bisnis kost-an memang sudah menjamur di berbagai daerah di Indonesia. Tapi, dari sekian banyak pebisnis, apakah mereka sudah mengantongi izin-izin ini? Jika Anda punya usaha kost-kostan, iklankan saja secara gratis di Orento.

Bisnis kost-an memang lagi tumbuh subur di zaman sekarang. Hampir di setiap sudut wilayah Indonesia terpampang papan 'tersedia kost' untuk para karyawan, mahasiswa atau rumah tangga baru. Melihat bisnis kost-an yang makin hari makin menjamur, banyak orang yang bertanya-tanya, apakah membuat usaha rumah kost perlu izin? Pertanyaan seperti itu sering terlintas dipikiran pebisnis kost-kostan dan bahkan, banyak juga pelaku bisnis kost pemula yang tidak mengetahui tentang perizinan ini.

Sebelumnya, Orento pernah menuliskan artikel tentang Tips Untung dari Bisnis Properti, tetapi sebelum meraih keuntungan tersebut, tentu ada langkah yang harus dilalui oleh para pemilik bisnis properti. Mulai dari membuat perencanaan bisnis properti, melakukan perhitungan kebutuhan, menetapkan harga sewa yang tepat, dan mengiklankan propertinya secara gratis di www.orento.id.

Beberapa izin ini harus dimiliki pebisnis kost-an demi kelancaran proses pembangunan bangunan ataupun setelahnya. Biasanya, di setiap daerah terdapat kriteria atau izin yang berbeda-beda untuk membangun kost-an. Namun, umumnya semua pemilik usaha kost-kostan yang memiliki jumlah kamar lebih dari 10, wajib memiliki beberapa izin ini.

Izin IMB

Izin Membangun Bangunan (IMB) ini dikeluarkan oleh kepala daerah setempat dan wajib diurus oleh pemilik kost yang hendak membangun atau merobohkan bang guna melindungi pemilik kost dari sanksi pemerintah atau transaksi jual beli bangunan.

Cara Mengurus IMB

  • Ambil formulir di Dinas Pekerjaan Umum setempat
  • Isi formulir & lampirkan dokumen (fotokopi KTP & NPWP pemohon, surat kepemilikan tanah, site plan, dan fotokopi izin lokasi)
  • Lihat contoh dokumen di sini

IPT

Apabila bangunan kost lebih dari 10 kamar, Izin Pemanfaatan Tanah (IPT) ini dibutuhkan untuk tanah yang dimiliki oleh pribadi dan berubah menjadi tanah untuk usaha.

Cara Pembuatan IPT

  • Isi formulir permohonan dan tujukan kepada pemerintah setempat
  • Lampirkan dokumen (fotokopi KTP & NPWP pemohon, bukti kepemilikan tanah, site plan, dan fotokopi izin lokasi)
  • Lihat contoh dokumen di sini 

Dokumen lingkungan

Dokumen untuk melindungi lingkungan dari berbagai dampak yang timbul dari usaha atau kegiatan kost-kostan.

Site plan

Gambar dua dimensi dari konsep yang akan dilakukan pada bangunan (rencana jalan, air, listrik, fasilitas umum & fasilitas sosial).

Ijin Operasional

Untuk menghindari sanksi yang tidak diharapkan, pemilik kost wajib meminta izin operasional dari RT, RW hingga pemerintah setempat (pemerintah kota/kabupaten).

Cukup mudah kan? Jadi, jika ingin memulai bisnis kost-kostan, Anda harus mengajukan beberapa izin di atas guna kelancaran bisnis dari awal hingga kelanjutannya.  Jika semua sudah dilakukan, ayo iklankan properti Anda di Orento.

So, semoga info ini bisa bermanfaat untuk Anda yang mau mulai bisnis properti. Suka dengan info yang kami berikan? Anda bisa pantau info-info menarik lainnya di blog.orento.id

Bagikan artikel ini:
© 2018 Orento. All rights reserved