sunset
orento living - 3 Juli 2018

Hemat Listrik Dengan Menghitung Kebutuhan PK AC

Sesuaikan luas ruangan dengan kapasitas AC yang akan dipasang. Jangan mengira-ngira PK AC dan malah menyebabkan pemborosan. .

Air Conditioner (AC) berfungsi untuk mengubah suhu ruangan menjadi lebih dingin atau sejuk. Untuk menghasilkan perubahan suhu tersebut, prinsip kerja AC yang pertama adalah dengan menyalakan kompresor untuk mengisi suhu dingin, kemudian dihembuskan ke dalam ruangan hingga mencapai suhu yang dingin atau sejuk. Jika Anda menyetel suhu remote AC pada 22 derajat, maka kompresor akan bekerja untuk membuat suhu ruangan berada di 22 derajat. Lalu AC akan mendeteksi suhu ruangan, dan jika suhu 22 derajat sudah tercapai, maka kompresor akan otomatis berhenti bekerja. Berbeda jika Anda menyetel suhu pada remote AC di 18 derajat. Maka kompresor akan terus bekerja dan penggunaan listrik jadi lebih boros.

Baca juga: Ac Sehat Listrik Hemat

Jika sebelumnya, Orento pernah membahas tentang bagaimana cara menggunakan Ac yang baik agar listrik hemat. Sekarang, Orento akan membahas tentang menghemat listrik, dengan menghitung kebutuhan PK AC. PK merupakan singkatan dari Paard Kracht, yang gunanya untuk mengukur tenaga dari sebuah AC atau yang sering juga disebut sebagai horsepower.

Jika Anda berencana untuk menginstal AC untuk keperluan rumah, kost atau apartemen, alangkah baiknya Anda menghitung berapa kebutuhan PK AC berdasarkan luas ruangan tersebut. Hal ini dilakukan demi menghindari pemborosan listrik.

Begini cara menghitung kebutuhan PK AC berdasarkan luas ruangan:

1. BTU jadi acuan
Dalam menentukan kebutuhan PK, British Termal Unit (BTU) bisa dijadikan acuan dan besaran baku BTU adalah 500.

2. Dapatkan nilai BTU
Untuk mendapatkan nilai BTU, Anda harus mengalikan panjang (P) dan lebar (L) ruangan dalam satuan meter dengan 500 (besaran baku BTU).

3. Acuan penentuan PK dari nilai BTU

½ PK = maksimal 5.000 BTU
¾ PK = maksimal 7.000 BTU
1 PK = maksimal 9.000 BTU
1 ½ PK = maksimal 12.000 BTU
2 PK = maksimal 18.000 BTU
2 ½ PK = maksimal 24.000 BTU

4. Begini contohnya
Nilai BTU: P x L x 500
: 4 x 3 x 500
: 6.000 BTU
Untuk ruangan 4x3 meter, dibutuhkan AC ¾ PK.

So, sebelum membeli AC, Anda harus menghitungnya dan rasakan hematnya di tiap bulan. Suka dengan tips yang kami berikan? Dan ingin mendapatkan tips yang lainnya? Kamu bisa temukan semuanya di blog.orento.id

Bagikan artikel ini:
© 2018 Orento. All rights reserved